Blog entry by RIFQI ZAIN 2216105043

Gambar dari RIFQI ZAIN 2216105043
by RIFQI ZAIN 2216105043 - Tuesday, 10 October 2017, 02:24
Anyone in the world

Sebuah pendekatan lain yang berfungsi untuk mempelajari lebih jauh mengenai model dari berpikir sistem adalah analisis medan gaya yang dibahas oleh Kurt Lewin dalam bukunya “Resolving Social Conflicts”. Analisis Medan Gaya (FFA) merupakan sebuah tool untuk membedah suatu perubahan. Pendekatan ini muncul dengan ide “Kekuatan apa yang menyebabkan perubahan dan apa yang menghambat suatu perubahan?”. Kerangka berpikir ini memberikan perspektif sistem pada sebuah isu.

 

Konsepnya sederhana. Pada suatu saat, sebuah organisassi berada pada titik ekuilibrium; Artinya, terdapat keseimbangan antara kekuatan yang berlawanan. Tanpa keseimbangan ini, operasi-operasi tidak dapat berjalan dengan normal. Ketika satu ide baru akan mengubah cara suatu organisasi beroperasi, hal ini mengancam keseimbangan. Namun gaya-gaya yang mempertahankan status quo atau keseimbangan biasanya menghambat perubahan. FFA memberikan cara yang bermanfaat untuk mengilustrasikan dinamik ini.

 

Sebagai sebuah contoh, terdapat suatu isu terkait dokumen organisasi. Ketika wakil presiden akademik dalam sebuah institusi perguruan tinggi menyatakan, “Kita harus menyederhanakan operasi dan menghilangkan sebanyak mungkin dokumen yang tidak diperlukan”, Anda mungkin bisa mendapatkan persetujuan dari fakultas, tapi kemudian perubahan itu tidak terjadi.

 

Kenapa? Analisis FFA dapat memberikan sebuah pemahaman terkait dengan sistem sebagaimana adanya dan kenapa terdapat penolakan terhadap perubahan.

 

Cara yang lebih produktif untuk menganalisis masalah adalah dengan membuat list dan memeriksa gaya gaya penyeimbang yang mencegah perubahan sebagaimana ditunjukkan pada tabel di bawah. Apakah sebuah jabatan di universitas ditentukan oleh seberapa banyak keputusan-keputusan yang harus ia tanda tangani? Jika ya, bagaimana kita dapat mengubah realita? Apakah anggota baru di fakultas cukup terlatih untuk menyelesaikan dokumen dengan benar? Jika tidak, kenapa? Dengan cara apa berbagai kebijakan memperkuat status quo? Bagaimana gaya-gaya itu terjadi? Apa yang dapat dilakukan untuk mengeleminasi gaya-gaya penolakan atau untuk mengarahkan mereka dengan cara tertentu sehingga mereka mendukung perubahan yang diajukan. Setiap pertanyaan memperluas pemahaman kita mengenai sistem dan membuka metode-metode yang memungkinkan untuk mendukung inisiatif.

 

Screen%20Shot%202017-10-10%20at%202.00.3