Site blog

Page: () 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 ... 45 ()
Anyone in the world

Sejarah memasak nasi

Bambu

Tanpa disangka, sebelum akhirnya beralih ke peralatan berlogam, dahulu nasi dimasak dengan menggunakan bambu. Metode memasak dengan bambu ini bisa ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, salah satu yang paling terkenal adalah lemang dari Sumatra Barat. Lemang terbuat dari beras ketan yang dimasukkan ke dalam tabung bambu yang telah dilapisi daun pisang muda, baru kemudian dipanggang di atas kayu bakar.

Tulisan seorang pelancong berkebangsaan Austria bernama Ida Pfeiffer di koran pada tahun 1852 menyatakan bahwa Ida Pfeiffer pernah menelusuri pedalaman pulau Sumatra dan menemukan metode memasak nasi dengan bambu ini. Dengan bukti cetak tersebut, dapat diketahui bahwa memang metode ini telah ada sejak ratusan tahun yang lalu dan dipakai oleh para leluhur kita di masa lampau.

Dandang

Beralih dari metode menanak beras dengan bambu, ada pula masa dimana beras ditanak menjadi nasi dengan menggunakan dandang, yaitu alat penanak nasi yang terbuat dari logam. Lebih praktis, waktu yang dibutuhkan untuk memasak nasi dengan dandang ini jauh lebih singkat ketimbang memasak dengan bambu. Pada awal kemunculannya, dandang terbuat dari tembaga dan berwarna kekuningan. Seiring dengan perkembangannya, dandang kemudian berevolusi jadi terbuat dari logam lain berwarna perak.

Awal mulanya, dandang dibuat berupa tabung besar yang pada bagian tengahnya berbentuk ramping. Nasi dimasak dengan cara dikukus di atas tungku api. Sebagai penyaring beras, anyaman bambu berbentuk kerucut dimasukkan ke dalam dandang dan begitu beras setengah matang, barulah anyaman bambu tersebut diangkat. Sebelum melanjutkan proses memasak nasi, air dalam dandang diganti dengan air yang baru, barulah kemudian bisa kembali dimasak hingga matang sempurna.

Periuk

Setelah era dandang, munculah alat yang lebih praktis lagi bernama periuk nasi. Periuk memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan dandang ataupun bambu untuk memasak nasi dengan material berupa bahan besi berdinding tebal. Meski berukuran lebih kecil dibanding pendahulunya, periuk memiliki beragam ukuran, dimulai dari ukuran untuk perorangan hingga ukuran satu keluarga.

Tak seperti dandang yang harus diganti airnya saat beras sudah setengah masak, periuk hanya perlu dijaga apinya saja agar nasi tak hangus. Biasanya beras dimasak dengan api kecil menggunakan periuk. Kelemahan dari memasak nasi dengan periuk ini adalah nasi bisa berubah jadi kerak jika telat diangkat. Aroma nasinya pun tak seharum menanak dengan dandang.

Rice Cooker

Rice Cooker ditemukan pertama kali oleh Yoshida Minami. Awalnya, pada tahun 1937 alat ini pertama kali dikembangkan oleh tentara Jepang. Tentara Jepang saat itu menggunakan wadah kayu dan lempengan logam untuk menanak nasi. Wadah kayu yang terus dihantarkan panas oleh lempengan logam akan membuat nasi menjadi matang, namun ternyata hal tersebut memakan waktu yang sangat lama mengingat wadah tersebut tidak dilengkapi dengan penutup.

Untuk mempersingkat waktu yang digunakan, alat tersebut akhirnya dilengkapi oleh penutup, hal itu pun sukses membuat wadah tersebut bisa menyerap uap panas yang keluar dari nasi dan tidak membiarkan uap tersebut keluar begitu saja. Hasil dari penyempurnaan alat ini akhirnya membuat Mitsubishi memiliki ide untuk mengembangkannya menjadi produk yang lebih sempurna. Jika tentara Jepang menggunakan wadah kayu untuk menanak nasi, maka Mitsubishi mencetuskan ide untuk mengganti wadah kayu dengan alumunium yang bisa menghantarkan panas lebih tinggi. Akhirnya, produk ini pun menjadi sangat efektif untuk menanak nasi karena bahan alumunium dan juga penutup yang bisa memanfaakan uap panas dari produk tersebut. Pada tahun 1945, Mitsubishi pun memproduksi alat ini secara masal.

Rupanya sejarah rice cooker tidak berakhir sampai disitu. Pada tahun 1956, Toshiba pun ikut mengembangkan produk tersebut dan menyempurnakannya menjadi alat yang lebih efektif untuk menanak nasi. Toshiba menyempurnakan rice cooker dengan cara membuat produk itu berhenti bekerja saat nasi benar-benar matang. Hal tersebut menjadi penemuan besar di dunia. Sejak saat itu pun rice cooker menjadi alat yang sangat otomatis untuk menanak nasi. Inovasi dari Toshiba ini pun bisa membuat produk tersebut menjadi lebih aman saat digunakan. Akhirnya, Toshiba pada saat itu rata-rata memproduksi 200 ribu rice cooker setiap bulannya. Perkembangannya pun begitu pesat. Hampir 50 % warga jepang memiliki rice cooker di rumahnya masing-masing.

Setelah berkembang pesat di negara Jepang, produk penanak nasi ini pun akhirnya bisa menembus pasar dunia. Fungsinya juga dikembangkan menjadi lebih baik. Selain untuk menanak nasi, rice cooker pun jadi bisa digunakan untuk menghangatkan nasi, menghangatkan sayur, dan sebagainya. Namun, alat ini tetap menggunakan tenaga listrik untuk bisa digunakan.

Cara kerja Rice Cooker

Pada saat digunakan untuk menanak nasi, saklar akan terhubung dengan elemen pemanas utama. Setelah itu, arus listrik akan menuju ke elemen pemanas utama bersamaan dengan lampu rice cooker yang langsung menyala. Saat pemanas mencapai suhu maksimal dan nasi sudah matang, magnet otomatis (thermostat trip) akan langsung menggerakkan tuas sehingga posisi saklar yang awalnya mengalirkan listrik ke pemanas utama berubah menjadi mengalirkan listrik ke elemen penghangat nasi melalui thermostat.

Pada elemen penghangat nasi, thermostat yang sudah mencapai suhu maksimal akan membuat arus listrik menuju penghangat terputus secara otomatis. Begitu pun saat suhu thermostat berkurang, maka arus listrik otomatis akan terhubung kembali. Proses ini pun akan berlangsung terus menerus.

 

Perancangan Konseptual

  • Kriteria:
    1. Menanak nasi secara efektif dan efisien
    2. Menanak nasi secara otomatis
  • Indikator:
    1. Lampu indikator penghangat nasi menyala
    2. Perubahan mode dari mode pemasak menjadi penghangat
  • Paramater:
    1. Suhu maksimal pada rice cooker
  • Variabel:
    1. Banyaknya nasi yang akan dimasak pada rice cooker
  • Batasan:
    1. Kapasitas wadah penanak nasi pada rice cooker

 

Associated Course: RE141668RE141668

Comments

     
    Picture of Andhiko Palito F 07111745000046
    by Andhiko Palito F 07111745000046 - Thursday, 18 October 2018, 8:06 AM
    Anyone in the world

    Konvensional

    Pembuatan pizza secara manual dilakukan mulai degan pembutan adonan, pemetukan adonan pizza sesuai dengan ukuran yang diinginkan. Setelah itu masih dilakukan pemberian toping dari pizza secara manual dan ekstra-ekstra lainnya. Proses selanjutnya adalah proses pemanggangan yang harus tetap di kontrol agar adonan pizza tiak gosong dan dikeluarkan ketika sudah matang menurut pemasaknya.

    Modern

    Untuk zaman atau saat ini sudah ada vending machine yang dapat membuat pizza sesuai dengan menu yang kita inginkan. Operator cukup memasukan adonan awal kedalam vending machine, kemudian pembeli tinggal memilih menu yang diinginkan. Semua proses dari pembentukan adonan hingga pizza siap unutk dinikmati.

    Berikut tampilan Pizza Vending Machine:

     

    Kriteria:

    1. Menyajikan pizza siap saji
    2. Menyajikan pizza sesuai dengan menu yang diinginkan

    Indikator:

    Adanya indikator pizza sudah sampai mana proses pembuatannya.

    Paramater:

    Jumlah menu yang disediakan.

    Variabel:

    Jumlah pizza yang ingin dibeli dan ukuran pizza yang diinginkan.

    Batasan:

    Kapasitas penyediaan adonan yang dapat disediakan.

    Associated Course: RE141668RE141668
    [ Modified: Friday, 19 October 2018, 5:12 PM ]

    Comments

       
      Picture of Adi Novitarini Putri 07111745000011
      by Adi Novitarini Putri 07111745000011 - Wednesday, 17 October 2018, 11:08 PM
      Anyone in the world

      Perubahan gaya hidup masyarakat saat ini berpengaruh pada semua lini kehidupan. Perubahan gaya hidup ini pula yang membuat selera masyarakat dalam berbelanja berubah. Dahulu masyarakat lebih suka berbelanja di pasar tradisional dengan sistem tawar menawar yang menunjukkan keakraban diantara penjual dan pembeli. Saat ini masyarakat lebih memilih  berbelanja di pasar modern karena berbagai faktor diantaranya pelayanan yang diberikan lebih baik. Pelayanan yang diberikan oleh swalayan seperti kebersihan tempat, kemudahan informasi serta sistem penggunaan mesin kasir elektronik untuk memperpendek  waktu tunggu. Pelayanan diberikan sebaik mungkin agar konsumen merasakan kenyamanan  dan kembali berbelanja ditempat tersebut. Menurut Global Business Guide Indonesia jumlah pasar tradisional pada Tahun 2007-2015 telah berkurang sebesar 8% dimana sebelumnya 13.550 menjadi 12.000. Pada Tahun 2007-2011 jumlah gerai ritel modern di Indonesia mengalami pertumbuhan yang signifikan yaitu 17,57% per Tahun, sedangkan jumlah outlet ritel modern bertambah dari sebelumnya 10.365 outlet menjadi 18.152 outlet. 

      Belanja di supermarket memang terasa nyaman, bukan? Tidak adanya proses tawar menawar harga dengan pedagang serta barang yang dijual umumnya jauh lebih higenis. Tak ayal, banyak masyarakat yang juga menomersatukan melakukan proses belanja di supermarket. Namun, hal ini menimbulkan hal yang kurang nyaman, yakni antrian. Ketika awal bulan misalnya, banyak masyarakat yang berbelanja sedangkan jumlah tenaga kasir di beberapa supermarket sering kewalahan menghadapai pembeli yang meembeludak, seperti pada Gambar 1.

      Gambar%201.jpg

      Gambar 1. Antrian proses pembayaran di supermarket

       

      Pelanggan yang mayoritas ibu-ibu ini akan kewalahan jika berbelanja membawa anak kecilnya karena sangat tinggi resiko penculikan jika orang tua harus membagi focus antara antri dan mengawasi anaknya. Sehingga diharapkan dengan adanya sistem ini mampu meringankan kecemasan dan kekhawatiran ibu-ibu dan meningkatkan efisiensi dalam pekerjaan.

      Berikut ini contoh system self pay packing yang telah diterapkan di Jepang.

       

      Perancangan Konseptual :

       

      Kriteria :

       

      • ·         Mengurangi antrian panjang saat berbelanja
      • ·         Mengurangi human error (misalnya : kasir memberi uang kembalian yang tidak sesuai dengan harga)

       

      Variabel :

       

      • ·         Jumlah pembelian per produk
      • ·         Jumlah pembelian per hari
      • ·         Jumlah pengguna per hari

       

      Parameter :

       

      • ·         Harga produk
      • ·         Jenis produk

       

      Batasan :

       

      • ·         Pembeli memerlukan smartphone milik pribadi dan mengunduh aplikasi belanja
      • ·         Pembeli yang akan belanja perlu menyiapkan uang melalui virtual bank

       

       

      DIAGRAM BLOK SISTEM 

       Picture1.png

       

      [ Modified: Thursday, 25 October 2018, 10:38 AM ]

      Comments

         
        Anyone in the world

        Otomatisasi merupakan penggantian tenaga manusia dengan tenaga mesin yang secara otomatis melakukan dan mengatur pekerjaan sehingga tidak memerlukan lagi pengawasan manusia (dalam industri dan sebagainya).

        Ada 2 sudut pandang mengenai kecerdasan buatan yang berhubungan erat dengan otomatisasi ini bahwa Kecerdasan buatan adalah pedang bermata dua. AI dapat mengantarkan peradaban manusia kepada intergalactic civilisation, atau sebaliknya menjadi pelumat peradaban manusia.

        Para ahli kecerdasan buatan sering membagi tantangan yang diciptakan AI ini kedalam dua tahap: Tantangan jangka pendek dan tantangan jangka panjang. Tulisan ini tidak akan membahas tantangan jangka panjang yang ditimbulkan oleh kecerdasan buatan. Sebaliknya, saya akan membahas tantangan nyata yang sifatnya jangka pendek yaitu Otomatisasi. Tantangan ini disebut jangka pendek karena dampak otomatisasi akan segera terlihat dan terasa oleh kebanyakan orang yang hidup sekarang.

        Otomatisasi dapat diterapkan hampir pada semua jenis industri. Dimulai dari transportasi, kesehatan sampai dengan pertahanan dan keamanan. Manfaat otomatisasi bagi industri sangatlah banyak. Salah satunya adalah meningkatkan produktifitas barang dan jasa yang dihasilkan. Dapat dipahami bahwa mesin, berbeda dengan manusia, tidak akan pernah mengalami sakit, mengeluh atau berdemo meminta kenaikan upah.

        Demonstrasi yang dilakukan oleh para pekerja toll yang pekerjaannya terancam oleh otomatisasi adalah salah satu fenomena yang tidak lama lagi akan menjadi umum. Sebelumnya, juga sudah sering didengar berita serupa di Inggris dimana otomatisasi menimbulkan kericuhan. Salah satunya adalah ketika perusahaan transportasi di London memutuskan untuk menggunakan robot dalam pengoperasian kereta bawah tanah serta menutup beberapa tempat penjualan tiket.

        Otomatisasi juga sudah merambah dunia ritel dan perbankan di Inggris. Daily mail pernah memberitakan tentang banyaknya cabang bank di Inggris yang tutup karena pelanggan beralih menggunakan jasa perbankan online. Menurut laporan PwC, sekitar 30% pekerjaan di Inggris terancam oleh Otomatisasi pada awal tahun 2030an dan ini sangat erat kaitannya dengan industrial revolution 4.0.

        Industri 4.0 bukan hanya merevolusi proses manufaktur, tetapi juga berdampak kuat pada model globalisasi, dengan mengubah tenaga kerja dan meningkatkan kemudahan akses ke layanan.

        Berikut Beberapa Faktor Dampak dari Revolusi Industri 4.0 :

        1. Globalisasi

        Perkembangan teknologi, baik di dalam maupun di luar pabrik, telah berdampak pada globalisasi industri manufaktur – proses di mana bisnis dan organisasi lain mengembangkan pengaruh internasional atau mulai beroperasi secara internasional.

        Sejak revolusi industri pertama, industrialisasi telah berdampak pada bisnis internasional. Secara khusus, kemajuan dalam transportasi dan telekomunikasi memiliki dampak yang sangat besar.

        Dengan meningkatnya perdagangan dan komunikasi, semakin banyak perusahaan memperluas jangkauan mereka di darat dan laut.

        Bahkan, rantai suplai manufaktur modern berpusat di sekitar globalisasi. Setiap hari, barang-barang dipindahkan ke seluruh dunia pada jalur pelayaran, ekspedisi kargo dan melalui udara.

        Kegiatan bisnis, termasuk outsourcing logistik, manajemen fasilitas, layanan profesional dan pemeliharaan, semua bisa menjadi proses internasional.

        1. Mengaburkan batasan

        Di awal Industri 4.0, perusahaan menggunakan rantai pasokan dan jaringan data yang lebih kompleks di seluruh dunia dalam operasi mereka. Konektivitas fisik sedang diganti dengan peningkatan jumlah tautan digital – banyak yang disimpan di cloud.

        Kolaborasi internasional yang lebih besar lebih dimungkinkan daripada sebelumnya. Menggunakan perangkat lunak berbasis cloud, setiap anggota staf di lokasi geografis dapat berkontribusi untuk desain.

        Fungsi ini semakin banyak ditawarkan dalam perangkat lunak CAD (Computer Aided Design), membuat desain proses yang lebih kolaboratif. Namun, globalisasi tidak hanya memperbaiki proses desain.

        Bisnis bisa mendapatkan hasil maksimal dari talent pool mereka atau jaringan pemasok internasional menggunakan konektivitas digital, karena keahlian dapat ditawarkan dari jarak jauh dan secara real-time.

        Di banyak perusahaan internasional, pemasok atau anggota staf bekerja dalam kelompok kecil untuk meningkatkan aliran ide, yang dapat menyebar lebih luas dengan menggunakan cloud.

        Penyimpanan dan transfer data murah akan meningkatkan desentralisasi dan fleksibilitas untuk bisnis.

        Beroperasi dengan cara ini dapat berarti perusahaan internasional masa depan tidak membutuhkan kehadiran fisik yang signifikan di seluruh dunia, tetapi dapat beroperasi hanya dari beberapa kelompok.

        1. Kompetisi internasional

        Peningkatan konektivitas berarti perusahaan kini harus kompetitif dalam skala global dan tidak dapat mengandalkan lokasi fisik mereka untuk memenangkan bisnis. Ini berarti bahwa perusahaan harus fokus pada memenuhi tuntutan konsumen yang selalu berubah.

        Menjaga produksi dan produksi yang fleksibel dan menggabungkan teknologi otomatis dapat mengurangi waktu produksi dan memungkinkan perusahaan untuk merespon lebih cepat, meningkatkan keunggulan kompetitif.

        Logistik telah datang jauh sejak penerbangan pertama di seluruh saluran. Industri 4.0 telah merevolusi operasi bisnis baik di dalam maupun di luar pabrik, meningkatkan hubungan antara bisnis internasional dan mendorong proses globalisasi ke depan.

        Tantangan dan Peluang

         Pada dasarnya, jika gravitasi ini dapat ditangani dengan sukses, ada peluang yang melekat untuk bisnis di Indonesia.

        Misalnya, ada peluang untuk perubahan secara elektronik organisasi. Rantai pasokan juga dapat disebut revolusi karena teknologi yang muncul

        WEF melaporkan bahwa pada tahun 2022, sensor 1 triliun akan terhubung ke internet, mengubah semburan data. Internet hal-hal juga akan memberikan visibilitas yang lebih besar, dan persediaan di seluruh rantai pasokan. Ini akan memungkinkan bisnis untuk mengidentifikasi dan menentukan apa yang dibutuhkan, dan menghadapinya. Berikut dampak Revolusi Industri 4.0 :

        • Proses Industri 4.0 Untuk Transform Manufaktur. Industri 4.0 diperkirakan akan berakselerasi dalam 2-3 tahun ke depan yang akan mengubah proses manufaktur di jalan. Industri 4.0 akan membuat rantai pasokan dan proses produksi lebih saling terhubung, efisien dan fleksibel, memungkinkan penyesuaian massal dan produksi virtual.
        • Tiga Jenis Industri Kunsi ke Industri Pelaksanaan 4.0. Industri dengan jangkauan produk yang luas (seperti makanan dan minuman), produsen komoditas (logam, pertanian) dan presisi-driven (farmasi dan komponen elektronik) kemungkinan besar akan berinvestasi di Industri 4.0.
        • Perusahaan Terkini Oleh Efisiensi Keuntungan dan Revenue Stream Baru. Perusahaan diharapkan untuk meningkatkan pengeluaran untuk solusi Industri 4.0. Perusahaan tergoda dengan menjanjikan keuntungan efisiensi dan kemungkinan untuk menyesuaikan kembali model bisnis dan menciptakan aliran pendapatan baru.
        • Platforms Akan Menjadi Kunci Dalam Jangka Panjang. Produsen dan perusahaan IT berlomba untuk mengembangkan platform industri, karena kebutuhan untuk mengintegrasikan ekosistem bisnis akan meningkat di masa depan. Platform Industri 4.0 umum akan menciptakan aliran pendapatan baru bagi pemilik platform dan memungkinkan mereka untuk menetapkan standar baru di banyak industri

        Comments

           
          Picture of TOMMY PRATAMA 2215100088
          by TOMMY PRATAMA 2215100088 - Wednesday, 17 October 2018, 3:49 AM
          Anyone in the world

          Perkembangan Kendaraan Roda Dua

           

          Perkembangan Kendaraan Roda Dua

          1. Pengenalan Otomatisasi

          Secara umum otomatisasi adalah sebuah cara atau proses penggunaan sebuah mesin, sistem kontrol, ataupun sebuah teknologi informasi untuk dapat lebih mengoptimalkan proses produksi, ataupun sistem pengiriman barang dan jasa. Proses Otomatisasi ini pada umumnya dilakukan jika memang dirasa bahwa proses sebelumnya memakan waktu yang cukup lama bila menggunakan tenaga kerja manusia baik berdasarkan faktor kuantitas dan kualitas. Sebagai salah satu contoh perubahan dari manual menjadi otomatis adalah perkembangan kendaraan sepeda.

          1. Deskripsi Sistem

          Sepeda

          sepeda.jpg

          Sepeda (atau kereta angin) adalah kendaraan beroda dua atau tiga yang mempunyai setang, tempat duduk, dan sepasang pengayuh yang digerakkan kaki untuk menjalankannya. Menurut sejarah, sepeda pertama kali digunakan di negara Perancis yang dinamakan velocipede yang digunakan sebagai alat transportasi roda dua di awal abad ke 18. Seperti yang kita ketahui, sepeda dapat digerakan dengan menggunakan pedal yang dihubungkan dengan roda. Pedal kemudian digerakkan manual dengan menggunakan kaki agar dapat memutar pedal sepeda. Pada saat itu, sepeda kemudian terus dikembangakan hingga menjadi sepeda yang digunakan pada zaman sekarang. Diagram blok kerja dari sepeda ini dapat dilihat dibawah.

          blok1.jpg

           

          Sepeda Motor

          sepeda%20motor.jpg

          Seiring dengan perkembangan zaman dimana teknologi terus berkembang dengan pesat, sepeda konvensional kemudian dikembangkan menggunakan mesin uap oleh Michaux ex Cie pada tahun 1868 sebagai penggerak sepeda. Dengan menggunakan mesin dengan bahan bakar sebagai penggerak sepeda, pengendara sepeda menjadi lebih mudah dan membutuhkan usaha yang sangat minim. Komponen sistem yang berubah adalah aktuator dari sistem yang sebelumnya adalah kaki manusia digantikan oleh mesin. Blok diagram dari pengendaraan sepeda motor dapat dilihat  di Gambar 4. Dengan sistem sepeda motor ini, cara kerja dari sepeda mulai sistem otomatis.

          blok2.jpg

          Sepeda Tanpa Awak

          Honda_Riding_Assist2.jpg

          Jika sepeda motor adalah dianggap sebagai perkembangan terakhir dari kendaraan roda dua, ternyata dengan pesatnya kemajuan dari teknologi di tahun 2000-an, saat ini sepeda motor bisa bekerja tanpa menggunakan usaha dari manusia. Salah satu motor tanpa awak yang dikembangkan oleh Honda, bisa bergerak tanpa ada operasi dari manusia. Dengan menggunakan berbagai sensor yang ada saat ini, sebuah motor tanpa awak dapat mengganti semua peran manusia seperti mata, merasakan kecepatan motor dan lain-lain dengan sensor yang telah dikembangakan kemudian diolah oleh kontroler atau komputer untuk mengendalikan motor agar dapat maju, berdiri dan berbelok seperti ada manusia yang mengoperasikan.

          Ini adalah salah satu manfaat dari perkembangan otomatisasi dengan teknologi. Semua pekerjaan manusia yang awalnya rumit menjadi sangatlah mudah sampai tidak ada peran manusia di dalamnya. Gambar 6 menunjukkan blok diagram dari motor Honda yang mengendarai sendiri secara otomatis.

          blok3.jpg

          Kriteria Sistem                  : Dapat mengendarai motor secara mandiri dan stabil

          Variabel Sistem                 : - Dapat mengontrol keseimbangan motor

                                                      - Dapat mengontrol kecepatan motor secara otomatis

                                                      - Dapat mengontrol sudut belok motor dengan baik

          Parameter Sistem            :  - Berat beban motor

                                                      - Kecepatan Motor

                                                      - Sudut Belok Motor

          Batasan Sistem                 : - Jumlah penumpang

                                                      - Kecepatan maksimum motor

          Untuk melihat video dari motor Honda dapat dilihat di link berikut.

           

          [ Modified: Friday, 19 October 2018, 4:17 AM ]

          Comments

             
            Picture of Hasbi Dzikri Khairilshidq 07111745000044
            by Hasbi Dzikri Khairilshidq 07111745000044 - Sunday, 14 October 2018, 12:17 PM
            Anyone in the world

            Otomatisasi Sistem

            Pengisian tangki air

             

            Konvensional :

            Dalam kehidupan sehari – hari banyak sekali dijumpai suatu sistem untuk mencapai tujuan tertentu atau untuk mempermudah dalam memenuhi kebutuhan. Suatu sistem konvensional yang sering ditemui sebagai contoh ialah pengisian air tangki, memasak air, dan memasak nasi. Mengapa dikatakan sistem konvensional? Karena manusia masih ikut terlibat dalam proses dari sistem tersebut. Sebagai contoh dalam pengisian tangki air, manusia berperan sebagai kontroler yang mengatur bukaan kran air, dimana indikator dari pengisian air ini adalah level ketinggian air yang dapat dilihat langsung oleh mata manusia yang berfungsi sebagai sensor. Setelah terlihat bahwa tangki air terisi penuh, maka manusia sebagai kontroler akan menutup kran air. Sistem seperti ini lah yang dikatakan sistem konvensional.

            Gambar terkait

            Gambar 1. Pengisian Tangki Air Konvensional

            Otomatis :

            Otomatisasi sistem pengisian tangki air, sistem yang asalnya menggunakan tenaga manusia untuk melakukan pengontrolan, mula – mula diubah kran airnya dengan kran air berpelampung, dengan teknologi sederhana ini menjadikan pengisian tangki air otomatis. Saat pelampung berada dibawah, kran air akan mengisi tangki, dan pada saat pelampung mengambang dan berada diatas, kran air akan menutup. Dengan sistem seperti ini, kriteria dari sistem adalah tangki terisi penuh, dengan indikator pelampung berada diatas. Walaupun sistem tersebut telah otomatis, tetapi masih terdapat kekurangan misalnya saat air berkurang sedikit maka pompa air akan aktif dan mengisi tangki, jika pompa air sering on off maka akan merusak pompa air tersebut.

            Gambar terkait

            Gambar 2. Tangki air dengan kran berpelampung.

            Untuk mengatasi masalah tersebut, kemajuan teknologi serta ilmu pengetahuan berperan sangat penting. Misalnya dengan menggunakan kontroler elektronik, sensor level, dan solenoid valve, kekurangan pada sistem pengisian air tangki menggunakan pelampung dapat diatasi. Kontroler berfungsi untuk mengatur valve untuk aktif atau tidak.

             

            15024735_fe9992cf-dcc5-4c15-897c-83a86bd

            Gambar 3. Sistem Pengisian Tangki Air Otomatis.

             

            images?q=tbn:ANd9GcQ8kbJ0nGxB9jBAEynfqCR

            Gambar 4. Skematik Diagram dari Sistem Pengisian Tangki Air Otomatis. 

            Kriteria :

            • Dapat mengisi tangki air otomatis sesuai dengan ketinggian yang ditetapkan.

            Indikator :

            • Pompa pengisian tangki air berhenti aktif.

            Variabel :

            • Ketinggian air dalam tangki.
            • Flow yang dialirkan dari pompa.

            Parameter :

            • Volume tangki air.

            Batasan :

            • Kualitas sensor.
            • Kualitas Pompa air.
            Associated Course: RE141668RE141668
            [ Modified: Thursday, 18 October 2018, 1:06 PM ]

            Comments

               
              Anyone in the world

              Seperti yang kita ketahui, bahasan terbesar di industri saat ini adalah Otomatisasi dan Optimisasi. Pada dasarnya bagaimana membuat sesuatu yang paling efektif mungkin dalam prosesnya.  Tapi apa itu otomatisasi? Bagaimana ini dilakukan, dan bagaimana cara meningkatkan kehidupan orang biasa sehari-hari?

              Yah, untuk memulai, kita dapat mendefinisikan apa sebenarnya sebenarnya otomasi itu; Otomasi adalah ketika ada lingkungan dan variabel yang ditetapkan, dan tugas tertentu harus dijalankan berdasarkan faktor-faktor tersebut, dan tugas tersebut dilakukan secara otomatis, ini bisa disebut otomatisasi.

               

              Jadi bagaimana otomatisasi digunakan dalam kehidupan sehari-hari orang? Nah, bagi banyak orang, jawabannya adalah bahwa otomatisasi sudah ada di mana-mana di sekitar kita! Ini mungkin bukan otomatisasi canggih, yang memerlukan perhitungan dan sistem yang kompleks dengan sensor dan pengontrol aktuator, tetapi masih otomasi. Contoh otomatisasi setiap hari yang dialami kebanyakan orang setiap hari; Mesin cuci, mesin cuci piring, kulkas, pintu bus, sistem AC di mobil, menyalakan sistem home theater lengkap hanya dengan menekan satu tombol, dll. Jika sesuatu dapat dilakukan tanpa interaksi manusia, dengan hanya memberikan semacam "sinyal awal" (misalnya menekan tombol), ini dapat dianggap sebagai otomatisasi.

               

              Kesamaan semua hal ini adalah bahwa hal yang sama dapat dilakukan / disesuaikan secara manual, atau dengan kerja manual. Tapi, di zaman sekarang ini siapa yang masih menanak nasi secara manual, memasak dengan kayu, atau tidak memiliki kulkas? (oke, beberapa dari kita mungkin melakukannya secara manual!). Ini sebenarnya adalah otomatisasi.

               

              Sekarang bagaimana perkembangan otomasi saat ini? Karena kemajuan teknologi, peningkatan komputer dan daya perhitungan, serta sensor yang lebih baik dan lebih banyak jenis sensor, sangat memungkinkan komputer melakukan lebih banyak tugas dari sebelumnya. Tahukah Anda, bahwa hampir semua pesawat penumpang komersial, diterbangkan oleh komputer langsung setelah lepas landas? Pilot ada di sana hanya sebagai "penumpang yang mengawasi", memastikan tidak ada yang salah dengan komputer. Tidak semua, tetapi banyak pendaratan hari ini dibantu komputer atau sepenuhnya dilakukan oleh komputer. Menyadari bagaimana dalam beberapa tahun terakhir, pesawat tampak turun dengan lebih cepat, dan Anda tidak mengalami perasaan "roller coaster" saat mendarat? Ini karena komputer mengendalikan dan mengoptimalkan jalur dan menggunakan algoritme canggih untuk menghitung jalur pendaratan. Pilot cukup banyak hanya mengambil alih kontrol saat sebelum mendarat (jika tidak setelah pendaratan, jika pendaratan sepenuhnya otomatis oleh komputer). Ini tentu saja hanya berlaku untuk pesawat komersial besar yang dapat memiliki sistem komputer onboard.

               
              Contoh yang akan saya bahas pada posting kali ini adalah mobil yang dapat mengemudi secara otomatis.

              mobil adalah kendaraan yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat awam, pada umumnya mobil bergerak dengan cara dikemudikan oleh penggunanya, namun berkat perkembangan jaman, saat ini telah muncul mobil yang dapat bergerak secara otomatis, dimana penggunanya hanya perlu memberi input lokasi tujuannya. salah satu dari mobil ini adalah mobil yang diluncurkan oleh produsen kendaraan listrik asal Amerika, Tesla.

              Tesla-Model-S-CPO.jpg

               

              Kendaraan yang dirilis oleh tesla dapat mengemudi secara otomatis, menghindari obstacle yang ada, melakukan kontrol kecepatan dan posisi. Secara ringkas, diagram dari sistem mobil otomatis dapat digambarkan sebagai berikut :

              automated-vehicle-google-car-18-638.jpg?

               

              Contoh yang saya gunakan ini adalah beberapa otomatisasi paling canggih yang ada saat ini, yang menggunakan kamera, sensor laser, sensor jarak dan kumpulan sensor lainnya, terhubung ke komputer yang melakukan semua perhitungan yang diperlukan, menemukan rintangan dan jalur potensial untuk dikendarai, dan kemudian meneruskan data ke komputer yang menerjemahkan ini menjadi "arah mengemudi". Setelah jalur optimal dipilih, arah mengemudi dikirim ke kontroller yang mengontrol setiap aktuator individu (roda kemudi, pedal rem, pedal kecepatan, perpindahan gigi, kopling, dll.). Visi masa depan adalah pengemudi manusia suatu hari akan menjadi usang, seperti kita yang tidak lagi menanak nasi secara manual, dan jalanan serta lalu lintas akan jauh lebih aman dan lebih baik.

               

               

              Ya, otomatisasi baik untuk kemanusiaan dalam banyak aspek, dan itu membuat hidup kita lebih mudah dan akan membantu kita memiliki lebih banyak waktu untuk prioritas lain. Namun, otomatisasi juga dapat membuat umat manusia malas, karena kita begitu terbiasa dengan segala sesuatu yang bekerja secara otomatis dan membuat semua keputusan untuk kita.

              Associated Course: RE141668RE141668
              [ Modified: Thursday, 25 October 2018, 8:50 AM ]

              Comments

                 
                Anyone in the world

                Berpikir Sistematis (systemic Thinking)

                Helicopter View

                Muhammad Arieb Salam                                                                                                                      07111540000111

                 

                Helicopter view merupakan istilah yang merepresentasikan tentang cara melihat seluruh sistem dari berbagai aspek (tidak terpaku dalam 1 aspek) sehingga dapat menghasilkan keputusan terbaik untuk masalah pada sistem tersebut.

                 

                 Kalau pas naik helikopter, pasti akan terlihat dengan jelas bagaimana kondisi di daratan dengan jelas. Utuh hampir menyeluruh, lebih detail dan lugas. Daripada ketika naik ke atas gedung bertingkat, lalu memandang pemandangan daratan hanya satu arah saja (bila pandangan ke depan maka pandangannya memang satu arah saja), dan itupun tak semua daratan luas di bawahnya terlihat detail.

                Helicopter views berarti memang tidak hanya satu tingkatan saja tetapi beberapa tingkatan sekaligus dari yang terdetail hingga yang terabstrak (mikro ke makro). Terkadang kita terjebak dalam tingkatan dunia mikro, kita mencoba mencari solusi pada tingkat mikro tetapi tidak menyelesaikan permasalahannya,. kenapa? Karena mungkin problemnya adalah pada struktur makronya.

                Katakanlah sebagai contoh dalam organisasi perusahaan produksi baju. Sebuah keputusan manajemen pemasaran tidak semata menimbang keputusan dari satu pihak manajemen tersebut. Tetapi adalah kesemuanya dipertimbangkan. Menjadi satu kesatuan pertimbangan dengan tetap mengacu pada visi, misi dan tujuan perusahaan yang dicapai. Bukan semata tujuan dari manajemen pemasaran. Jadi tidak hanya waktu dirapatkan di lini manajemen atas-yang melibatkan semua lini manajemen-baru melibatkan semua manajemen (keuangan, operasi, pemasaran dan SDM). Tapi ketika dirumuskan di satu pihak, maka pertimbangan sudah harus mengacu pada seluruh lini manajemen.

                Pemahaman sebuah helicopter view bisa dianalogikan sama dengan pemodelan secara visual dari metode mind map. Sebuah metode sederhana, tapi kemanfaatannya tidak sederhana. Cara pandang helicopter view dan metode mind map memang bukan solusi akhir sebuah masalah secara sempurna. Hanya sebuah cara pandang yang komprehensif. Masih diperlukan penyelesaiaan akhir dengan tindakan operasional di lapangan.

                 

                Associated Course: RE141668RE141668

                Comments

                   
                  Picture of MUHAMMAD ARIEF SETIAWAN 3316201004
                  by MUHAMMAD ARIEF SETIAWAN 3316201004 - Monday, 23 April 2018, 4:58 PM
                  Anyone in the world

                  1.  (enrolment key: SPPU1, anggota: Arief Setiawan, Ansahri, Maria Angle, Adriana)

                  2. Lakukan studi literatur tentang Implementasi Sistem Pengendalian Pencemaran Udara Perkotaan (Sektor Transportasi dan Permukiman); sebagai kasus diambil satu contoh implementasi pada kota metropolitan di negara-negara maju  ---> Japan/paris

                  3. Buat Resume Implementasi SPPU Perkotaan (Sektor Transportasi dan Permukiman). Masing-masing Kelompok 1 Kota dengan referensi yang jelas.

                  4. Ambil Kasus Implementasi SPPU Perkotaan (Sektor Transportasi dan Permukiman) dari Kota-kota Metropolitan di Indonesia---->Kota Semarang

                  5. bandingkan Implementasi SPPU Kota Metropolitan di Indonesia dengan Implementasi SSPU Kota Metropolitan negara maju.

                  6. Buat resume akhir tentang kelebihan dan kekurangan (dari kedua Kota yang dibandingkan), minimal (boleh dikembangkan):

                     6.1. Tentang historinya

                     6.2. Perencanaannya dan target-target yang akan dicapai dalam tahap-tahap perencanaannya

                     6.3. Pelaksanaan SPPU, dan sistem evaluasi

                     6.4. Sistem Riset dan Pengembangan SPPU

                  7. Diselesaikan dalam waktu 1 Minggu, hasil di upload di share ITS

                  Associated Course: RE142414 RE142414
                  [ Modified: Monday, 30 April 2018, 1:44 PM ]

                  Comments

                     
                    Anyone in the world

                    Berpikir kesisteman adalah suatu disiplin ilmu untuk melihat struktur yang mendasari situasi kompleks, dan untuk membedakan perubahan tingkat tinggi terhadap perubahan tingkat rendah. Tentu saja, berpikir kesisteman mempermudah hidup dengan membantu kita untuk melihat pola yang lebih dalam yang mendasari beberapa peristiwa dan detailnya (Senge, 1990). Salah satu bentuk berikir secara sistem yang saya angkat disini adalah berfikir secara cascade. Didalam ilmu kontrol sendiri, sering sekali ditemukan penggunaan sistem cascade dalam sistem pengaturan yang kompleks. Misalnya seperti penggunaan PID kontroller untuk sistem orde tinggi (lebih dari dua). Dikarenakan kontroller PID biasa digunakan untuk sistem orde 2, untuk mengatasi hal tersebut maka digunakan metode cascade controller. Metode cascade ini dilakukan dengan memecah transfer function plant kedalam bentuk yang lebih sederhana (orde 2 dan orde 1) yang disusun seri (cascade) yang kemudian masing – masing plant tadi diberikan kontroller P, I , dan D yang berbeda – beda tergantung yang diinginkan. Dengan menggunakan metode ini, maka kita bisa melakukan kontrol plant yang kompleks dengan kombinasi beberapa kontroller PID.

                    1.png

                    Apabila kita menggunakan konsep berfikir seperti sistem tersebut, maka kita dapat menyelesaikan suatu permasalahan dengan lebih mudah dan lebih efisien. Apabila terdapat suatu permasalahan yang cukup kompleks, maka kita bisa membagi permasalahan – permasalahan tersebut kedalam beberapa point sub masalah yang kemudian sub – sub masalah tersebut dapat dikaji masing – masing sehingga masalah yang kompleks tadi dapat terselesaikan dengan lebih baik.

                    2.png

                    Associated Course: RE141668RE141668

                    Comments

                       
                      Page: () 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 ... 45 ()