Berita terkini

Kerangka Konseptual Pembelajaran

 
Gambar dari P3AI ITS
Kerangka Konseptual Pembelajaran
by P3AI ITS - Saturday, 23 March 2013, 21:40
 

Tulisan ini membahas kerangka konseptual pembelajaran yang dimaksudkan untuk dapat dijadikan kerangka berpikir dalam pelaksanaan program hibah pengembangan pembelajaran berbasis Share ITS. Kerangka konseptual pembelajaran ini diilustrasikan pada Gambar berikut.

kerangka pembelajaran

Gambar 1 Kerangka Konseptual Pembelajaran

Sederhananya, Pembelajaran terdiri atas tiga bagian utama: 1. Partisipan Pembelajaran, 2. Sumber Belajar, dan 3. Aktivitas / Proses Pembelajaran. Ketiga bagian  ini sebaiknya disinergikan: partisipan diberikan peran sesuai dengan tugas dan fungsinya terhadap  layanan sumber belajar dan aktivitas pembelajaran; Sumber belajar disiapkan dan dibuat sesuai dengan kebutuhan pengguna dan mendukung aktivitas pembelajaran; Aktivitas pembelajaran difasilitasi untuk mendukung interaksi partisipan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran dan didukung dengan sumber belajar yang memadai.

Sedangkan Proses Pembelajaran dapat dilihat dalam tiga tahapan, yaitu:  1. Persiapan, 2. Pelaksanaan, dan 3. Evaluasi. Ketiga tahapan ini merupakan siklus yang hendaknya kita laksanakan dari semester ke semester berikutnya pada tiap mata kuliah yang kita ampu, sehingga dari semester ke semester pembelajaran semakin baik.

Untuk itu, diperlukan tolok ukur baik tidaknya pembelajaran dalam proses evaluasi. Sebagai contoh, evaluasi Efektivitas pembelajaran dapat diukur dengan membandingkan hasil yang diperoleh (capaian) terhadap hasil yang diinginkan (tujuan). Sedangkan efisiensi pembelajaran dapat diukur melalui efisiensi biaya, sumber daya, ruang dan waktu dalam pencapaian tujuan pembelajaran.

Berikut ini kami kutipkan istilah-istilah dan pengertiannya yang membangun konsep pembelajaran:

Pendekatan

Pendekatan (approach) merupakan titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran. Roy Killen (1998) misalnya, mencatat ada dua pendekatan dalam pembelajaran, yaitu pendekatan yang berpusat pada guru (teacher-centred approaches) dan pendekatan yang berpusat pada siswa (student-centred approaches)

Model

Model pembelajaran adalah suatu perencanaan atau suatu pola yang digunakan sebagai pedoman dalam merencanakan pembelajaran di kelas atau pembelajaran dalam tutorial dan untuk menentukan perangkat-perangkat pembelajaran termasuk di dalamnya buku-buku, film, komputer, kurikulum, dan lain-lain (Joyce, 1992 ). 

Soekamto, dkk (dalam Nurulwati, 2000) mengemukakan maksud dari model pembelajaran adalah: “Kerangka konseptual yang melukiskan prosedur yang sistematis dalam mengorganisasikan pengalaman belajar untuk mencapai tujuan belajar tertentu dan berfungsi sebagai pedoman bagi para perancang pembelajaran dan para pengajar dalam merencanakan aktivitas belajar mengajar.”

Strategi

Strategi pembelajaran merupakan rencana tindakan (rangkaian kegiatan) termasuk penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya atau kekuatan dalam pembelajaran yang disusun untuk mencapai tujuan pembelajaran.

Metode

Metode merupakan upaya untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam kegiatan nyata agar tujuan yang telah disusun tercapai secara optimal. Metode digunakan untuk merealisasikan strategi yang telah ditetapkan. Strategi menunjuk pada sebuah perencanaan untuk mencapai sesuatu, sedangkan metode adalah cara yang dapat digunakan untuk melaksanakan strategi.

Teknik

Teknik adalah cara yang dilakukan seseorang dalam rangka mengimplementasikan suatu metode. Misalnya, cara yang harus dilakukan agar metode ceramah berjalan efektif dan efisien.

Taktik

Taktik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu. Taktik sifatnya lebih individual, walaupun dua orang sama-sama menggunakan metode ceramah dalam situasi dan kondisi yang sama, sudah pasti mereka akan melakukannya secara berbeda, misalnya dalam taktik menggunakan ilustrasi atau menggunakan gaya bahasa agar materi yang disampaikan mudah dipahami.

 diagram_venn

Gambar 2 Diagran Venn Istilah-istilah dalam Konsep Pembelajaran

© Maret 2013, dari berbagai sumber.

Gambar dari Yusuf Bilfaqih. ST.. MT. 25037204
Re: Kerangka Konseptual Pembelajaran
by Yusuf Bilfaqih. ST.. MT. 25037204 - Sunday, 24 March 2013, 15:56
 

Tambahan istilah:

Learning Objective: Tujuan Pembelajaran

Learning Outcome: Hasil Belajar

Learning Achievement: Capaian Pembelajaran

 

Fotoku
Re: Kerangka Konseptual Pembelajaran
by suyanto suyanto - Tuesday, 26 March 2013, 08:19
 

Sepakat idenya  Pak Yusuf, oleh sebab itu setiap RP yang diimplementasikan maka ketiga komponen tersebut harus bisa controllable & observable. Controllable dilakukan ketika learning objective dan learning outcome sangat jauh biasnya. Ini sering terjadi ketika dosen dalam pembelajarannya tidak lagi menggunakan silabus dan RP yang ditetapkan dalam kurikulum. Observable dilakukan ketika learning outcome dan learning achievement tidak sesuai maka perlu dilakukan rekonstruksi pembelajaran yang mengacu pada kerangka konseptual pembelajaran. Ini sering terjadi ketika melakukan rekonstruksi pembelajaran hanya mengubah isi bahan kajian tanpa melihat lagi hakekat pembelajaran yang sebenarnya. Saya kurang sepakat jika perubahan kurikulum hanya menitikberatkan pada perubahan konten pembelajaran. Mari Perubahan Kurikulum kedepan dimulai dari evaluasi pembelajaran yang dijalankan apakah sudah mengacu pada kerangka konseptual pembelajaran dan indikator ketiga komponen tersebut diatas? Sebenarnya tidak hanya itu saja tapi coba dilihat perkembangan yang terakhir terhadap lulusan kita. Misalnya banyak mahasiswa yang tertib pada aturan dalam kehidupan kampus, banyaknya lulusan yang tidak bisa diterima sesuai kebutuhan stackholder hanya karena tidak lolos tes kesehatan dan masih banyak lagi,......

Fotoku
Re: Kerangka Konseptual Pembelajaran
by suyanto suyanto - Tuesday, 26 March 2013, 08:25
 

edit.....Sebenarnya tidak hanya itu saja tapi coba dilihat perkembangan yang terakhir terhadap sikap mahasiswa dan lulusan kita. Misalnya banyak mahasiswa yang tidak tertib pada aturan dalam kehidupan kampus.....